Senin, 04 Juni 2012

Beautiful Rain


I remember the shirt I was wearing. The way I was staring when I saw your face, And how I felt as unstable. And it only took a minute The love that had me in it and the fire began to burn.
I'd do anything that I gotta do, Just to be with you.
It's insane...Just to hold your hand In the pouring rain.


雨 - ame

Rabu, 23 Mei 2012

The Greatest Night Of My Life


Tepat 3 minggu yang lalu saya sedang berdiri di Lapangan D Senayan bersama puluhan ribu Cielers ( sebutan fans Laruku ) bernyanyi, berteriak, bahkan ada yang sampai menangis. Momen yang begitu emosional karena untuk pertama kalinya L'arc en Ciel mengadakan konser di Indonesia pada rabu 2 maret 2012 kemaren. Saya sendiri menggemari band ini mulai tahun 2003, penantian selama 9 tahun akhirnya terbayar pada hari itu. Dibandingkan saya mungkin ada banyak lagi Cielers yang harus menunggu kedatangan mereka lebih lama karena band ini sendiri sudah ada sejak tahun 1991. Bahkan sampai hari ini pun euforia konser kemarin masih begitu terasa. Masih lekat di ingatan bagaimana megahnya panggung konser disertai efek visual yang memukau, bagaimana penampilan mereka yang begitu atraktif, bahkan sampai kejadian-kejadian unik yang mengundang tawa maupun haru.

Konser ini pun kabarnya (menurut situs resmi Laruku) SOLD OUT!!. Kurang lebih 10ribuan tiket terjual habis. Penjualan tiket sendiri sudah dimulai sejak bulan Februari, dan saya ingatbetul waktu itu tiket VIP langsung ludes pada hari pertama penjualan. Padahal bisa dibilang harga tiket konser tergolong agak mahal untuk sebuah band yang mungkin gak banyak orang tau.Tapi Laruku tetaplah Laruku, punya basis fans terbesar di dunia ( untuk ukuran band Jepang ).Saya sendiri berangkat ke Jakarta pas hari H konser. Selain karena mengambil cuti kantor hanya 2 hari, bisa  memangkas kebutuhan saya di jakarta juga, maklum kondisi keuangan sedang belum kondusif. Begitu mendarat di Jakarta langsung menuju ke Lapangan D Senayan, waktu itu kira-kira menunjukkan pukul 14.00 WIB. Ribuan orang ternyata sudah mulai memenuhi area Senayan, padahal Gate 1 konser sendiri baru dibuka pukul 16.00 WIB. Sambil menunggu teman saya
yang juga janjian ketemuan di Senayan. Saya mencoba mengantri di bagian penjualan goodies Laruku. Udara jakarta yang panas tidak menyurutkan puluhan orang yang mengantri tertib demi mendapatkan merchandise resmi band idola mereka. Setelah tiba giliran saya, seperti yang sudah diduga sebelumnya, harga2 goodies terasa begitu mahal untuk ukuran saya. Akhirnya daripada pulang dengan tangan hampa, saya hanya membeli sebuah stiker hehehe. 

Antrian menuju stan goodies Laruku

Waktu menunjukkan pukul 15.00 WIB, daerah Lapangan D Senayan semakin penuh dengan lautan manusia. Banyak juga yang sudah mengantri di depan Gate 1. Teman saya datang jam 16.30 dan kami pun kemudian bergegas mengantri di depan Gate 1. Sebelum masuk ke venue sendiri kami harus melewati 3 Gate. Seperti anjuran yang sudah diberitahukan promotor, bahwa tidak boleh membawa kamera selain HP ke dalam venue konser. Saya pun mengakali anjuran tersebut agar bisa menyelundupkan kamera ke dalam. Saya pikir, sayang sekali kalau momen berharga ini tidak diabadikan. Saya masukkan kamera saya ke dalam tas yang berisi peralatan mandi, dan kamera pun aman dari pemeriksaan petugas hehe.  Kurang lebih hampir 2 jam saya berdiri antri dari gate 1 sampai gate 3 berdesak-desakan dan mandi keringat karena udara jakarta waktu itu gerah walaupun cuacanya mendung. Tepat pukul 7 malam saya sudah berdiri di Kategori Reguler. Kategori reguler sendiri ada di shaf setelah Kategori VIP dan Kategori Premium. Bisa dibayangkan gimana jauhnya antara panggung utama dengan tempat saya berdiri. 
Antrian di Gate 1
Jarak saya dengan panggung utama

Setelah hampir 1 jam kami menunggu, yang dinanti akhirnya muncul. Seperti biasa, dalam konser-konser Laruku selalu ada semacam video pembuka dengan efek visual yang mengagumkan.  Saya semakin deg-degan memandang panggung lewat big screen. Dan benar saja, intro Ibara No Namida mengalun dari gitar ken diikuti suara Hyde muncul di panggung. Para Cielers pecah..berteriak seperti melihat jagoan masa kecilnya secara langsung. Hyde muncul dengan gaya khasnya selama world tour : rambut dreadlock. Akhirnya saya melihat langsung Hyde, mendengar langsung suaranya..setengah tidak percaya. Dia terlihat cantik malam itu..iya CANTIK!. Tiga lagu langsung digeber pada pembukaan, sampai pada giliran Hyde jadi MC. Seperti pada konser-konser lainnya, para personel Laruku pada waktu MC selalu menggunakan bahasa setempat. Kata-kata pertama Hyde yang saya ingat waktu itu "Kalian senang bertemu aku?..aku juga.."  Memang terdengar lucu ketika orang2 Jepang ini berbicara dengan bahasa Indonesia. Setelah Hyde MC,
digeber lagi 3 lagu kenceng Honey, Drink it Down , dan Revelation. Tiba-tiba panggung menjadi gelap lagi. Terlihat efek salju dari panggung diiringi alunan piano. Saya menebak-nebak kira-kira lagu apa yang akan dibawakan, dan ternyata Hitomi No Jyuunin yang mereka bawakan. Salah satu lagu favorit saya juga. Tanpa dikomando cielers membentuk gerakan wave dengan lightstick mereka dan bernyanyi bersama. Saya sendiri tidak menyangka lagu ini akan dibawakan, karena setau saya jarang sekali mereka memasukkan Hitomi No Jyuunin si set list konser.
He's so kawaiii :3
Ken MC kocak abiss

Suasana kembali galau ketika lagu Forbidden Lover mengalun. Terlihat jelas dari big screen, Hyde meneteskan air mata dari tengah lagu sampai akhir lagu. Entah karena terlalu terbawa lagu ini atau bagaimana hanya Tuhan dan Hyde yang tahu hahaha. Setelah itu tibalah Ken yang jadi MC. Dari keseluruhan personel ( kecuali Yukihiro ) Ken adalah yang paling kocak. Keluar dengan secarik kertas dia mulai bercerita kegiatannya selama di Jakarta. Mulai dari cerita jalan2nya ke Pasar Raya, mengeluhkan panasnya udara jakarta sampai keinginan dia berenang bersama cewek berbikini..hahaa. Menarik lagi ketika ken memberikan hadiah yang dia beli di Pasar raya kepada Hyde. Sekantong hadiah yang berisi gamelan kecil, wayang golek, pulpen, sampai seruling. Ken pun menantang Hyde untuk memainkan alat-alat tersebut. Kocak ketika hyde mencoba meniup seruling tapi ternyata terbalik. Momen kocak ini pun diakhiri dengan lagu Seventh Heaven hingga masuk ke Encore.

Sebelum Encore, cuaca di Lapangan D sudah mulai menunjukkan gejala mau hujan. Dan benar..gerimis pun mulai turun tepat ketika alunan piano lagu Anata terdengar. Disertai lirik lagu yang keluar dari big screen panggung, serentak puluhan ribu Cielers bernyanyi bersama. Lagu yang paling saya tunggu dalam konser ini. Suasana hati mendadak jadi galau, mata sudah berkaca-kaca. The best romantic moment ever. Dari awal hingga akhir lagu saya terus bernyanyi hingga suara habis, tanpa mempedulikan suara saya fals atau tidak yang penting bernyanyi. Setelah Anata, 4th Avenue Cafe dibawakan oleh mereka. Ada satu moment di tengah lagu ketika Hyde memberikan mic ke arah penonton, terlihat wajah Hyde yang begitu senang dan mungkin setengah tidak percaya dengan animo penonton di jakarta yang begitu gila. Bukan waktu lagu 4th Avenue Cafe saja, waktu Driver's High pun Hyde menyodorkan mic ke arah penonton selama 1 bait lagu. Dan yang saya lihat dari set list lagu yang dibawakan, semua cielers yang datang hafal dengan lagu-lagu tersebut baik lagu baru maupun yang sudah lama. Konser malam itu pun ditutup oleh lagu Niji,dan tidak terasa hampir 2,5 jam kami bernyanyi, tertawa, berteriak histeris. Di akhir konser Hyde sempat bilang "Kami akan datang lagi Indonesia" kemudian disambut teriakan dari cielers. Tetsuya pun tidak mau kalah, dia membagi-bagikan Pisang dan lolipop dan bertingkah layaknya anak kecil.
Tetsu : Kalian mau jilatin lolipop gua?..

Yuki kebanyakan anteng di belakang set drum-nya


Sebuah perasaan yang luar biasa saya rasakan pada malam itu. Penampilan atraktif dan prima dari semua personel, didukung oleh sound dan efek visual yang wah. Membuat saya terbawa pada euforia konser hingga saat ini. Tidak salah kalau malam itu saya menyebutnya The Greatest night of my life.

Sah dibaptis dengan nama LARUKU
 

Rabu, 09 Mei 2012

Setlist Konser Laruku di Jakarta


1.   Ibara No Namida
2.   CHASE (english version)
3.   Good Luck My Way
4.   Honey
5.   Drink It Down
6.   Revelation
7.   Hitomi No Jyuunin
8.   XXX (english version)
9.   Fate
10. Forbidden Lover
11. My Heart Draws A Dream
12. Seventh Heaven
13. Driver's High
14. Stay Away
15. Ready Steady Go
- ENCORE-
16. Anata
17. The 4th Avenue Cafe
18. Link
19. Niji



Selasa, 27 Maret 2012

“Do not wait for leaders.. do it alone, person to person.”

Akhir-akhir ini marak sekali dengan pemberitaan demo tentang kenaikan harga BBM. Hampir di semua media televisi, cetak , maupun sosial media, orang beramai-ramai mengungkapkan pendapatnya mengenai hal tersebut. Saya jadi ikutan latah mengomentari lewat tulisan ini hehe.

Seperti diketahui pemerintah berencana menaikkan harga BBM khususnya BBM bersubsidi ( premium ). Kontan hal ini memancing reaksi yang sangat keras dikalangan masyarakat. Bayangan akan naiknya harga BBM dan kemungkinan diikuti naiknya harga sembako atau yang lainnya sudah sangat membuat masyarakat gerah. Ditambah banyaknya kasus korupsi yang terkuak akhir-akhir ini di tubuh pemerintahan, semakin membuat kekesalan masyarakat meningkat. Ya..semua terakumulasi begitu saja, sehingga mereka sepakat turun ke jalan untuk menuntut para elit tersebut.

Pemerintah memang perlu diberi shock terapi dengan mengkritisi setiap kebijakan yang tidak berpihak kepada nasib orang-orang kecil. Tapi untuk masalah kenaikan BBM kali ini, sepertinya tidak bisa kita hindari. Harga minyak dunia yang naik, dan secara tidak sadar saya ataupun anda yang membaca tulisan ini pun juga menjadi penyebab pemerintah mengambil kebijakan tersebut. Ya saya sendiri termasuk pelakunya. Kita ketahui BBM bersubsidi ( premium ) itu memang ditujukan untuk orang yang (maaf) miskin. Atau bisa juga ditujukan untuk para petani dan nelayan yang jelas-jelas pekerjaan mereka bergantung pada BBM. Namun secara sadar / tidak sadar kita "merampas" subsidi tersebut. Pemerintah sendiri sudah menganjurkan untuk memakai bahan bakar non subsidi ( pertamax ), bahkan di SPBU sudah terpampang tulisan "Bahan Bakar bersubsidi hanya untuk orang miskin" . Pertanyaannya, sudahkah saya atau kita mentaati kebijakan tersebut?. Saya?..TIDAK!!.  Saya memang tidak paham dengan dunia ekonomi semacam itu, namun saya yakin kalau mungkin saja kita (orang menengah) mentaati kebijakan tersebut dengan membeli pertamax, harga premium tidak akan naik. Saya sebenernya malu juga kalau ikut berkomentar, malu terhadap para petani, nelayan, atau para buruh yang berjuang menyuarakan aspirasinya itu. Sebenarnya kita itu mampu membelinya, tapi kenapa kita merampas hak mereka. Ya karena kita itu gak peduli sama mereka.. EGOIS.

Apa mau dikata, sepertinya kebijakan kenaikan BBM ini tinggal menunggu waktu saja untuk disahkan. Lalu apakah memang sudah terlambat buat kita?. Saya jadi teringat homili Romo Kristanto pada sebuah misa dan mungkin bisa menjadi langkah kecil kita untuk lebih peduli. Dalam homili tersebut Romo Kristanto mengatakan, rasanya kalau hanya bergantung pada bantuan pemerintah saja percuma. Terbukti jumlah wong cilik semakin banyak dan tingkat kesenjangan semakin besar. Lalu siapakah yang bertanggungjawab terhadap nasib wong cilik ini?. Romo Kristanto berkata, kalau pemerintah tidak bisa, kita harus mau membantu saudara-saudara kita ini. Gak perlu yang muluk-muluk. Bukankah kita mengenal apa itu sedekah?. Kita bisa berbagi kepada mereka lewat sedekah tersebut, dan saya yakin semua agama juga mengajarkan apa itu sedekah. Atau bisa juga bantuan-bantuan kecil lainnya,yang tentu saja banyak macamnya. If you can't feed a hundred people, feed just one. Paling tidak, kita tidak perlu mengharapkan bantuan kepada pemerintah kalau kita sendiri bisa membantunya..bukan bisa dink tapi mau. Kalau boleh mengutip kata-kata Mother Teresa : “Do not wait for leaders...do it alone, person to person.”


Kembali lagi, tulisan ini hanya sekedar untuk mengingatkan saya sendiri supaya lebih peka dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Tentu kita ini peduli kepada mereka yang kurang mampu bukan?.. Seberapa pun bantuannya semampu kita itu sudah sangat baik. Wanna make a change?..mari dimulai dari diri sendiri dulu. Dan Semoga hal ini juga bukan sebuah wacana saja.


Social Icons

Featured Posts